Inilah Perbedaan Antara Oli Sintetis dan Oli Semi Sintetis

2 min read


Bagi pemilik kendaraan bermotor, mungkin masih bingung ingin menggunakan oli sintetis atau semi sintetis.

Autos.id – Oli adalah komponen penting dalam menjaga kesehatan mesin kendaraan Anda. Saat memilih oli untuk digunakan, Anda akan menemui berbagai jenis, termasuk oli sintetis dan semi sintetis.

Meskipun keduanya dapat memberikan perlindungan yang baik untuk mesin Anda, ada perbedaan penting antara keduanya. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara oli sintetis dan semi sintetis untuk membantu Anda memahami pilihan terbaik untuk kendaraan Anda.

Ilustrasi oli sintetis. (Sumber: Kumparan)

Oli Sintetis

Oli sintetis adalah jenis oli yang sepenuhnya dibuat dengan bahan kimia melalui proses sintetis. Bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan oli sintetis biasanya adalah hidrokarbon, yang diperoleh melalui proses rafinasi minyak bumi atau sintetis kimia.

Oli sintetis dirancang untuk memberikan perlindungan yang maksimal dan performa yang unggul dalam berbagai kondisi operasional. Beberapa karakteristik penting dari oli sintetis adalah:

1.Kestabilan suhu tinggi

Oli sintetis memiliki titik didih yang lebih tinggi daripada oli konvensional. Ini berarti oli sintetis dapat menahan suhu operasional yang lebih tinggi tanpa mengalami degradasi yang signifikan. Hal ini penting terutama untuk kendaraan dengan mesin yang bekerja pada suhu yang tinggi atau dalam kondisi beban yang berat.

2.Perlindungan yang lebih baik

Oli sintetis memiliki kemampuan pelumasan yang superior, yang berarti dapat memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap ausnya komponen mesin akibat gesekan dan panas. Oli sintetis juga cenderung lebih tahan terhadap oksidasi dan pembentukan deposit, menjaga mesin tetap bersih dan bebas dari kerusakan.

3.Viskositas yang stabil

Oli sintetis cenderung memiliki viskositas yang lebih stabil dalam berbagai kondisi suhu. Artinya, oli sintetis dapat menjaga kemampuan pelumasan yang konsisten, baik pada suhu rendah maupun suhu tinggi. Hal ini memungkinkan mesin untuk beroperasi dengan baik dalam berbagai kondisi cuaca dan iklim.

Ilustrasi oli semi sintetis.

Ilustrasi oli semi sintetis. (Sumber: Bogor Daily)

Oli Semi Sintetis

Oli semi sintetis, seperti namanya, adalah kombinasi antara oli mineral konvensional dan oli sintetis. Oli ini menggunakan campuran bahan dasar sintetis dan mineral untuk mencapai kinerja yang baik dengan harga yang lebih terjangkau.

Berikut adalah beberapa karakteristik penting dari oli semi sintetis:

1.Kombinasi keunggulan oli mineral dan sintetis

Oli semi sintetis menggabungkan keunggulan oli mineral konvensional dan oli sintetis. Dengan menggunakan campuran bahan dasar sintetis dan mineral, oli ini mampu memberikan kinerja yang baik dengan harga yang lebih terjangkau.

2.Kestabilan suhu yang baik

Oli semi sintetis memiliki tingkat kestabilan suhu yang baik. Ini berarti oli ini dapat menahan suhu operasional yang tinggi tanpa mengalami degradasi signifikan. Oli semi sintetis dapat melindungi mesin dari kerusakan akibat suhu yang ekstrem.

3.Perlindungan terhadap gesekan dan keausan

Oli semi sintetis memberikan perlindungan yang baik terhadap gesekan dan keausan pada komponen mesin. Kandungan bahan sintetis dalam campuran membantu mengurangi gesekan antara komponen mesin, menjaga keawetan dan kinerja mesin yang optimal.

4.Kemampuan pelumasan pada suhu rendah

Salah satu kelemahan oli sintetis adalah kurangnya efektivitas pelumasan pada suhu rendah. Namun, dengan adanya campuran oli mineral, oli semi sintetis dapat memberikan pelumasan yang lebih baik pada suhu rendah. Ini sangat penting saat memulai mesin pada cuaca dingin atau setelah kendaraan mengalami periode diam yang panjang.

5.Pengurangan pembentukan deposit

Oli semi sintesis juga membantu mengurangi pembentukan deposit pada mesin. Deposito dapat menghambat aliran oli dan menyebabkan masalah seperti penyumbatan saluran oli dan penurunan performa mesin. Oli semi sintesis dengan kandungan bahan sintetis memiliki sifat pembersihan yang lebih baik, membantu menjaga mesin tetap bersih dan berfungsi dengan baik.

6.Kompatibilitas yang lebih luas

Oli semi sintetis umumnya kompatibel dengan berbagai jenis mesin kendaraan, termasuk mobil penumpang, kendaraan komersial, dan kendaraan bermotor lainnya. Ini membuatnya menjadi pilihan yang fleksibel dan dapat digunakan secara luas.

 

Jadi Pilih yang Mana?

Secara umum, oli sintetis menawarkan performa yang lebih baik dan perlindungan yang lebih superior dibandingkan dengan oli semi sintetis. Oli sintetis memiliki kestabilan suhu yang tinggi, pelumasan yang lebih baik pada suhu rendah, dan kemampuan pembersihan yang lebih baik.

Jika Anda mengendarai kendaraan dengan kebutuhan performa tinggi atau dalam kondisi operasional yang berat, oli sintetis mungkin menjadi pilihan yang lebih baik.

Akan tetapi, oli semi sintetis biasanya lebih terjangkau daripada oli sintetis. Jika Anda mencari solusi yang lebih ekonomis tetapi tetap ingin perlindungan yang memadai, oli semi sintetis dapat menjadi pilihan yang baik. Oli semi sintetis dapat memberikan kinerja yang baik dengan harga yang lebih rendah.

 

 

Sumber: Berbagai sumber