Kemungkinan Roda Lepas, Toyota Recall Mobil Crossover Listrik bZ4X

admin


Dilansir dari Reuters pada hari Kamis (24 Juni 2022), Toyota menarik hampir 3.000 unit mobil crossover elektrik bZ4X terbarunya untuk mengatasi masalah yang berpotensi mengakibatkan lepasnya roda mobil.

Autoa.id  –  Penarikan ini bertepatan dengan dua bulan dari debut global dari mobil ini. Menurut laporan, tikungan tajam atau akselerasi dapat menyebabkan baut hub bolt mobil listrik tersebut kendur dan meningkatkan risiko roda lepas saat melaju.

Penarikan tersebut merupakan kemunduran bagi produsen mobil terbesar di dunia tersebut, yang telah berjanji untuk menghabiskan 17,6 miliar dolar AS untuk meluncurkan 30 model baterai-listrik pada tahun 2030.

Mobil Toyota bZ4X, yang memulai pengiriman pelanggan kurang dari dua bulan lalu, dipandang sebagai ujung tombak. dalam upaya terlambat Toyota untuk beralih ke kendaraan listrik.

Layanan penarikan yang difasilitasi Toyota mencakup 2.700 kendaraan, dimana 2.200 unit menuju ke Eropa, sedangkan 260 unit ke Amerika Serikat, 20 unit ke Kanada dan 110 unit ke pasar dalam negeri Toyota di Jepang. Sebagian besar belum diberikan pada konsumen, meski ada juga yang sudah mendapatkan mobil ini. Selain dari negara-negara tersebut, penarikan sama sekali tidak akan mempengaruhi para pemilik Toyota, terutama yang berada di Indonesia. Di negara-negara yang mobilnya ditarik, para konsumen yang sudah memiliki mobil tersebut disarankan untuk memberi tahu dealer resmi Toyota setempat, yang akan mengambil bZ4X untuk diservis dan memberikan mobil pengganti yang dipinjamkan secara gratis.

Masih Dalam Investigasi

Toyota BZ4X dan mobil kembarannya, Subaru Solterra, keduanya dirakit di pabrik mobil Motomachi di Jepang. Namun, model Subaru sepertinya sama sekali tidak terpengaruh dengan berita tersebut. Untuk sementara ini, Toyota belum memberi informasi dan klarifikasi sifat cacat pada model yang dikirimkan karena penyebabnya masih diivestigasi.

Mobil Toyora bZ4X adalah model EV terbaru yang harus mengalami penarikan, meskipun jika dibandingkan dengan mobil ev dari brand lain, tampaknya mobil ini adalah salah satu yang mendapat masalah paling serius. Sebelumnya, Ford mengeluarkan penarikan minggu lalu untuk 49.000 SUV Mustang Mach-E tetapi bersikeras masalah itu dapat diperbaiki dengan cepat hanya melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air. Selain itu, beberapa EV lainnya juga telah ditarik karena berbagai bug perangkat lunak dan masalah kecil lainnya.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

https://www.got.web.id/