Merawat V-Belt CVT Motor? ini Tipsnya

admin


Meskipun sering di anggap remeh, nyatanya bagian V-Belt CVT pada motor Matic perlu mendapatkan perawatan rutin agar komponen ini bisa terus berfungsi secara optimal.

Autos.id – Merawat V-Belt CVT motor adalah hal mutlak. Meskipun Berbicara mengenai komponen terpenting pada motor matic, salah satu jawabannya adalah V-Belt CVT. Bisa di bilang bagian yang satu ini merupakan bagian penting yang berfungsi mentransfer tenaga dari mesin yang di salurkan ke roda bagiang belakang. Bisa di bilang V-Belt ini menggantikan fungsi rantai motor konvensional di motor bebek.

Karena memiliki peranan yang sangat penting, sehingga bagian V-Belt yang tersambung dengan CVT motor matic ini membutuhkan perawatan yang tergolong rutin.

Karena apabila tidak di lakukan perawatan rutin yang seharusnya, Khawatirkan umur pakai V-Belt CVT pada motor Anda akan berkurang dan mudah rusak. Karena ketika komponen V-Belt ini tidak di rawat dengan baik, maka getaran pada mesin juga akan lebih terasa serta apabila di biarkan justru V-Belt ini rentan putus dan motor tidak bisa di jalankan.

Sehingga Anda jangan menyepelekan dalam melakukan perawatan pada bagian V-Belt CVT pada motor matic Anda. Kali ini, Autos.id akan memberikan beberapa tips bagaimana cara merawat V-Belt CVT motor matic yang perlu Anda ketahui berikut ini.

1. Memberi Cairan Pelumas Khusus V-Belt

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan untuk merawat V-Belt CVT motor Anda adalah dengan memberinya pelumas khusus. Penggunaan pelumas khusus V-Belt ini bertujuan untuk memperpanjang usia V-Belt serta karet V-Belt tidak mudah putus.

Selain itu, pemberian pelumas khusus ini akan memperlancar kinerja gerak V-Belt yang menghubungkan mesin serta roda belakang. Serta penggunaan pelumas khusus ini akan memperkuat V-Belt itu sendiri.

2. Kurangi Penggunaan Aksesoris Motor

Hal lainnya yang membuat V-Belt menjadi tidak awet adalah banyak aksesoris serta modifikasi yang berkaitan dengan bagian permesinan. Karena adanya penambahan akseoris dan modifikasi ini justru mempengaruhi keawetan V-Belt itu sendiri.

Sehingga ada baiknya untuk membiarkan bagian mesin dan kaki-kaki motor Anda di biarkan standar saja. Atau kalau mau melakukan modifikasi, pastikan tidak mempengaruhi kinerja dari V-Belt itu sendiri.

3. Hindari Bawa Beban Berat agar V-Belt CVT Motor tetap Awet

Hal lainnya yang juga tidak kalah penting adalah jangan terlalu sering membawa beban berat ketika sedang berkendara. Karena beban berat yang di bawa ketika berkendara ini akan mempengaruhi tarikan dan membuat V-Belt akan bekerja secara keras.

Jika di lakukan secara terus-menerus, lama kelamaan akan membuat V-Belt juga menjadi cepat karena melewati batas kerja maksimal tersebut. Sehingga di sarankan Anda jangan terlalu sering membawa beban berat ketika berkendara dengan motor matic.

4. Lakukan Pengecekan Setiap 8.000 Km Sekali

Agar V-Belt CVT motor Anda bisa lebih awet dan tahan lama, lakukan servis berkala setidaknya setiap 8.000 km sekali atau 6 hingga 8 bulan sekali. Karena dalam rentang waktu tersebut biasanya akan terjadi perubahan kondisi V-Belt yang mungkin membutuhkan perawatan.

Sebaiknya Anda melakukan pengecekan atau perawatan V-Belt ini ke bengkel resmi. Karena biasanya bengkel resmi lebih mengerti mengenai spesifikasi suatu V-Belt ini dan bisa mengetahui gejala atau langkah perawatan yang perlu di lakukan.

5. Istirahatkan Motor Selama Sehari

Ketika motor yang Anda di gunakan hampir setiap hari, setidaknya Anda sesekali mengistirahatkan motor Anda. Paling tidak Anda mengistirahatkan motor Anda selama 1 hari atau 12 jam lebih tidak di gunakan sama sekali.

Karena ketika motor di istirahatkan sejenak, maka V-Belt CVT punya napas untuk tidak bekerja sejenak. Karena ketika motor di gunakan terus menerus tanpa henti, akan berpengaruh pada umur V-Belt CVT yang lebih pendek.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

https://www.got.web.id/