Pemerintah Akan Berikan Insentif Untuk Kendaraan Listrik

admin


Autos.id – Berita baik datang dari pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) resmi menetapkan insentif untuk kendaraan listrik. Insentif tersebut sebesar Rp7 juta dan akan berlaku mulai Maret mendatang.

Langkah tersebut di ambil pemerintah untuk mendorong minat masyarakat beralih menuju kendaraan ramah lingkungan. Selain itu juga mendukung keberlangsungan lingkungan. Serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak yang konsumsinya sudah mencapai 70 miliar liter per tahun.

Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) Riyanto, mengapresiasi langkah pemerintah. Menurutnya, pemerintah bergerak cepat untuk memberikan subsidi kendaraan listrik di segmen roda dua.

Menurut Riyanto, hal tersebut akan memberikan dampak positif kepada pemilik kendaraan listrik. Karena akan membuat biaya total beli serta pengoperasian keseharian atau Total Cost Ownership (TCO) lebih terjangkau.

Beliau juga sepakat atas apa yang di sampaikan oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufik Bawazier beberapa waktu yang lalu untuk memberikan insentif hanya kepada masyarakat yang berhak saja.

Kebijakan Insentif Kendaraan Listrik

Beberapa waktu yang lalu, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyetujui besaran insentif yang akan di gulirkan untuk kendaraan listrik roda empat sebesar Rp7 juta.

Hal tersebut juga pernah di sampaikan oleh Presiden Jokowi pada saat pembukaan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS). Beliau menginginkan kendaraan roda dua mendapat subsidi terlebih dahulu di bandingkan dengan kendaraan roda empat.

Ini di karenakan, Presiden Jokowi menilai perkembangan industri di roda dua sedang berkembang pesat. Terbukti pada tahun 2022 penjualan kendaraan roda dua mencapai 5.221.470 unit atau naik sebesar 3,2% dari tahun sebelumnya.

Tidak hanya memiliki catatan yang positif melalui penjualan dalam negeri, kendaraan roda dua juga mencatatkan penjualan yang positif pada sisi pasar ekspor. Pada tahun 2022, ekspor untuk kendaraan roda dua tercatat sebanyak 743.551 unit.

Yang pasti, insentif pemerintah yang membuat kendaraan listrik roda dua semakin terjangkau akan mendorong lebih cepat peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan non emisi yang ramah lingkungan.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

https://www.got.web.id/