Produksi Lokal Suzuki Semakin Digandrungi Mancanegara

admin


Semakin pulihnya perekonomian di Indonesia, menjadi angin segar bagi Suzuki yang terus mengalami peningkatan ekspor mobil ke beberapa negara

Jakarta, Autos.id  –  Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak awal tahun 2020 lalu, membuat perekonomian industri otomotif anjlok, termasuk PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) yang mengklaim penjualan Suzuki turun drastis. Namun diawal tahun 2021, perekonomian mulai membaik, terlebih lagi diberikannya Relaksasi PPnBM atau keringanan atas Pajak Barang Mewah oleh pemerintah.

Karena itu, industry otomotif mulai membaik, dan Suzuki terus mengalami peningkatan penjualan dan juga peningkatan ekspor

Seperti yang dilansir dari data GAIKINDO, awal 2021 menjadi harapan bagi PT SIM untuk kembali pulih, dimana pada Januari 2021 PT SIM mencatat pergerakan positif dalam kinerja pengapalan mobilnya yang tumbuh 7% jika dibandingkan dengan Desember 2020 lalu.

Apriyanto, Assistant to Production Planning Control Dept. Head PT SIM menjelaskan, pada Januari 2021 menjadi harapan positif bagi SIM karena ekspor Suzuki tumbuh positif jika dibandingkan Desember 2020 lalu. “Peningkatan performa ekspor Suzuki ini didominasi oleh produk kebanggaan dan buatan dalam negeri, yaitu New Carry Pick Up. Peningkatan ekspor ini meningkatkan optimisme kami untuk memaksimalkan volume ekspor di tahun 2021, baik CBU maupun CKD agar dapat berkontribusi pada perekonomian di Indonesia,” terangnya.

Suzuki All New Ertiga

Sementara itu, Assistant Department Head Production Planning Control PT SIM, Aris Yuliyantoro, menjelaskan, peningkatan performa ekspor Suzuki ini menunjukkan bahwa minat konsumen internasional terhadap mobil buatan Indonesia tetap tinggi. Tak heran karena Suzuki menerapkan teknologi mutakhir serta memiliki fasilitas pabrik berstandar internasional dalam memproduksi mobil dan sepeda motor.

“Suzuki saat ini memang tengah memfokuskan diri pada produk-produk lokal, baik untuk pasar domestik maupun pasar manca negara, seperti di kawasan Asia Tenggara, Amerika Latin, hingga Oceania. Upaya ini diharapkan mampu mendorong pemulihan berbagai industri pendukung, sehingga dapat membantu pemerintah dalam memulihkan perekonomian saat ini,” kata Aris.

Mendominasi ekspor mobil Suzuki di bulan Juli, Suzuki XL7 dikapalkan sebanyak 2.694 unit, menyumbang 54 persen dari total ekspor mobil Suzuki. Selanjutnya disusul oleh Suzuki All New Ertiga. Ertiga buatan Indonesia terjual sebanyak 1.871 unit di luar negeri, atau menyumbang 37 persen dari total ekspor Suzuki. Mobil-mobil lain seperti New Carry dan APV juga berkontribusi dalam kegiatan ekspor Suzuki. Sehingga secara total produk CBU yang diekspor menyentuh angka 4.322 unit dan CKD 708 unit.

Suzuki-New-Carry-Pick-Up

Adapun mobil Suzuki banyak diekspor ke berbagai negara Asia maupun Amerika Latin, seperti Vietnam, Filipina, dan Meksiko yang menjadi tiga negara pengimpor terbesar di samping Thailand, Taiwan, dan Myanmar. Hal ini memperlihatkan bahwa pasar otomotif dan ekonomi di negara lain juga berangsur pulih.

 

 

Comments

comments









Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

https://www.got.web.id/